Telp : 021. 7563120, Fax : 021. 7560208, Email: sekr-bbiotek@bppt.go.id , Pengaduan: sekr-bbiotek@bppt.go.id

Chatra Plugin

Talas Satoimo (Colocasia esculenta var. antiquorum) Dikenal Sebagai Talas Jepang Merupakan Program Unggulan Balai Bioteknologi

 

Hingga saat ini negara Jepang mengkonsumsi satoimo terbesar sebagai makanan pokok 

 

Talas  jepang biasa digunakan sebagai obat dalam mempercepat penyembuhan luka sehingga talas jepang dianggap memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel yang rusak. Umbi talas Jepang merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai anti-aging,  mengandung senyawa polifenol, vitamin C, vitamin A, monogliserida, besi, tannin dan saponin yang berperan dalam menghambat dan memperlambat proses penuaan.  

Potensi budidaya talas satoimo sangat prospektif. Pengembangan budidaya satoimo di Indonesia mulai banyak diminati oleh petani, tetapi pengembangan talas satoimo di Indonesia sampai saat ini masih terkendala oleh ketersediaan bibit. Karena selama ini sumber bibit yang digunakan berasal dari umbi yang sumber umbinya tidak jelas, tidak seragam usia panen dan belum memasuki masa dormansi sehingga banyak umbi yang busuk dan pertumbuhan tidak sempurna. Melalui Program Techno Park di Kabupaten Bantaeng, Balai Bioteknologi BPPT telah berhasil memperbanyak bibit satoimo secara kultur ex vitro. Bibit satoimo yang dihasilkan selanjutnya ditanam pada lahan uji di kecamatan Eremerasa. Untuk memperoleh klon-klon satoimo yang seragam dengan produktivitas tinggi, dilakukan karakterisasi dan seleksi klon-klon induk terpilih sebagai sumber tanaman induk.

Hubungi Kami

BPPT-Balai Bioteknologi
Gedung 630 Kawasan Puspiptek, Setu
Tangerang Selatan 15314
Banten, Indonesia
Telepon : +62 21 7563120
Pengaduan : sekr-bbiotek@bppt.go.id
Fax : +62 21 7560208