Telp : 021. 7563120, Fax : 021. 7560208, Email: sekr-bbiotek@bppt.go.id , Pengaduan: sekr-bbiotek@bppt.go.id

Chatra Plugin

Kerjasama Penelitian antara BPPT dengan University of Tsukuba Jepang dalam Pencarian Senyawa Obat Anti-Malaria dan Anti-Amuba

 

Indonesia memiliki keragaman sumber daya hayati terbesar kedua di dunia.   Ini merupakan modal besar dan penting bagi Indonesia untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  telah secara konsisten melakukan pengembangan kajian dan riset untuk pemanfaatan sumberdaya hayati Indonesia dalam rangka mendukung industri Indonesia. Salah satu topik riset prioritas adalah bioprospeksi untuk kesehatan dengan pemanfaatan keragaman mikroba dan tanaman.

Malaria dan amebiasis, dua penyakit menular disebabkan oleh parasit, masih menjadi permasalahan di Indonesia. Kedua penyakit ini termasuk dalam neglected diseases, penyakit yang obatnya cenderung tidak dikembangkan oleh perusahaan farmasi manapun. Selain itu, resistensi yang muncul terhadap obat antiparasit yang tersedia saat ini tidak dapat dihindarkan, sehingga pengembangan obat anti-malaria dan anti-amuba sangat dibutuhkan.

 

   

 

Dalam rangka peningkatan kapasitas bidang pengembangan obat untuk menjawab tantangan penyakit menular berbasis parasit, BPPT bekerjasama dengan beberapa lembaga riset di Jepang yaitu University of Tsukuba, University of Tokyo, dan Kitasato University, serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Pusat Penelitian Biologi) dan Universitas Airlangga (Lembaga Penyakit Tropis). Kegiatan pengembangan obat ini dipusatkan di Balai Bioteknologi-BPPT. Kerjasama dalam bentuk konsorsium riset internasional ini bertujuan untuk: (i) meningkatkan kapasitas peneliti/perekayasa dan institusi riset di Indonesia, (ii) mendorong kerjasama riset dan publikasi internasional, dan (iii) meningkatkan nilai tambah pada sumber daya hayati Indonesia khususnya untuk pengembangan obat anti-malaria dan anti amuba.

Kerjasama riset ini merupakan bagian dari program dukungan teknis (technical assistance) pemerintah Jepangmelalui program Science and Technology Partnership for Sustainable Development(SATREPS) yang dikelola oleh Japan International Cooperation Agency(JICA) dan Agency for Medical Research and Development (AMED). Pemerintah Jepang akan memberikan dukungan teknis kepada BPPT dan mitra kerjasama lokal untuk pengembangan obat selama 5 tahun(April 2015 hingga Maret 2020). Kegiatan pengembangan obat ini dipusatkan di Balai Bioteknologi-BPPT didukung oleh Lembaga Penyakit Tropis (Universitas Airlangga) dan Pusat Penelitian Biologi (LIPI). Luaran yang akan dicapai adalah: (i) fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk pengembangan obat, (ii) sistem skrining senyawa aktif dari mikroba dan tanaman untuk anti-malaria dan anti-amuba berbasis enzimatisdansel, (iii) sistempurifikasi, identifikasi, dan penentuan struktur senyawa aktif, (iv) sistem pengujian praklinis menggunakan hewan model untuk pengujian toksisitas dan efikasi senyawa kandidat obat, dan (v) senyawa kandidat obat anti-malaria dan anti-amuba.

Hubungi Kami

BPPT-Balai Bioteknologi
Gedung 630 Kawasan Puspiptek, Setu
Tangerang Selatan 15314
Banten, Indonesia
Telepon : +62 21 7563120
Pengaduan : sekr-bbiotek@bppt.go.id
Fax : +62 21 7560208