Telp : 021. 7563120, Fax : 021. 7560208, Email: biotek@bppt.go.id , Pengaduan: biotek@bppt.go.id

Chatra Plugin

  • INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON HEALTH RESEARCH

    INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON HEALTH RESEARCH

  • Benchmarking AoC dan PMO BJIK TIEM ke Balai Bioteknologi - TAB

    Benchmarking AoC dan PMO BJIK TIEM ke Balai Bioteknologi - TAB

  • Balai Bioteknologi BPPT Menerima Kunjungan dari Bupati Boalemo

    Balai Bioteknologi BPPT Menerima Kunjungan dari Bupati Boalemo

  • Balai Bioteknologi BPPT Melakukan Penimbangan Pertama Sampah Pilah

    Balai Bioteknologi BPPT Melakukan Penimbangan Pertama Sampah Pilah

KEPUASAN PELANGGAN BALAI BIOTEKNOLOGI

 

 Survey Kepuasan Pelanggan Balai Bioteknologi 2018

 

 

Berita Terbaru

Balai Bioteknologi

Nangka Procot, Buah Unggulan Lokal Tegal yang Menggoda Selera

 

Seperti halnya duku Kesuben yang mulai langka, nangka Procot yang merupakan buah unggulan khas Tegal pun mulai sulit didapatkan. Padahal dulunya nangka Procot merupakan buah kebanggan warga Tegal karena daging buahnya yang tebal dan beraroma khas. Di Kabupaten Tegal nangka Procot ini sangat enak dan rasanya amat menggoda. Jika ada buah nangka Procot, selalu jadi rebutan banyak orang.Kini, sangat sulit mendapatkan nangka Procot. Pohonnya mulai langka sehingga untuk mendapatkan buah nangka Procot tidaklah mudah. Beruntung saat melakukan sampling untuk mencari indukan nangka Procot yang akan dijadikan sumber eksplan, Tim Balai Bioteknologi BPPT didampingi Kepala UPTD Taman Teknologi Pertanian dan Pembibitan Pemerintah Kabupaten Tegal berhasil menemui pohon nangka Procot yang usia pohonnya sudah mencapai 90 tahun.

 

Tak menyia-nyiakan kesempatan Tim Balai Bioteknologi BPPT pun langsung berburu pucuk dan nangkanya untuk diperbanyak bibitnya menggunakan teknologi in vitro dan ex vitro. Biasanya, bulan Pebruari bukanlah musim nangka, beruntung pohon nangka yang disampling oleh Tim Balai Bioteknologi BPPT masih menyisakan 2 buah nangka Procot. Tim akhirnya membeli sebuah yang langsung dipetik dari pohonnya. Nangka Procot ini memiliki berat sekitar 10 kilogram dengan harga Rp 60.000. Harga ini tergolong mahal karena sudah di luar musim panen. Kalau sedang musim panen, harga nangka Procot ini maksimal Rp 50.000 per buah.


Aroma buah nangka Procot yang begitu kuat pun menyeruak memenuhi seluruh mobil saat perjalanan dari lokasi pembelian menuju Lebak Siu, Tegal. Hari ini, nangka Procot dari Tegal tersebut sudah matang dan siap dimakan. Warna daging buahnya tampak kuning mengkilat, rasanya manis, dan aromanya harum.Untuk menyelamatkan nangka Procot dari kepunahan, Pemerintah Kabupaten Tegal pun menggandeng Balai Bioteknologi BPPT untuk melakukan domestikasi dan perbanyakan massal bibit nangka Procot. Harapannya, melalui sentuhan teknologi ex vitro yang dikembangkan oleh Balai Bioteknologi BPPT, nangka Procot yang merupakan buah unggulan lokal Tegal bisa kembali dinikmati lagi oleh masyarakat. Pastinya masyarakat tegal sudah merindukan rasa manis dan aroma khas nangka Procot yang menggoda selera.



Galeri Foto

 
     
 

Lihat Foto Lainnya

Galeri Video