Telp : 021. 7563120, Fax : 021. 7560208, Email: biotek@bppt.go.id , Pengaduan: biotek@bppt.go.id

Chatra Plugin

  • Balai Bioteknologi BPPT kembali Mengadakan Jumat

    Balai Bioteknologi BPPT kembali Mengadakan Jumat "CERIA"

  • INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON HEALTH RESEARCH

    INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON HEALTH RESEARCH

  • Benchmarking AoC dan PMO BJIK TIEM ke Balai Bioteknologi - TAB

    Benchmarking AoC dan PMO BJIK TIEM ke Balai Bioteknologi - TAB

  • Balai Bioteknologi BPPT Menerima Kunjungan dari Bupati Boalemo

    Balai Bioteknologi BPPT Menerima Kunjungan dari Bupati Boalemo

KEPUASAN PELANGGAN BALAI BIOTEKNOLOGI

 

 Survey Kepuasan Pelanggan Balai Bioteknologi 2018

 

 

Berita Terbaru

Balai Bioteknologi

Talas Satoimo (Colocasia esculenta var. antiquorum) Dikenal Sebagai Talas Jepang Merupakan Program Unggulan Balai Bioteknologi

 

Hingga saat ini negara Jepang mengkonsumsi satoimo terbesar sebagai makanan pokok 

 

Talas  jepang biasa digunakan sebagai obat dalam mempercepat penyembuhan luka sehingga talas jepang dianggap memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel yang rusak. Umbi talas Jepang merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai anti-aging,  mengandung senyawa polifenol, vitamin C, vitamin A, monogliserida, besi, tannin dan saponin yang berperan dalam menghambat dan memperlambat proses penuaan.  

Potensi budidaya talas satoimo sangat prospektif. Pengembangan budidaya satoimo di Indonesia mulai banyak diminati oleh petani, tetapi pengembangan talas satoimo di Indonesia sampai saat ini masih terkendala oleh ketersediaan bibit. Karena selama ini sumber bibit yang digunakan berasal dari umbi yang sumber umbinya tidak jelas, tidak seragam usia panen dan belum memasuki masa dormansi sehingga banyak umbi yang busuk dan pertumbuhan tidak sempurna. Melalui Program Techno Park di Kabupaten Bantaeng, Balai Bioteknologi BPPT telah berhasil memperbanyak bibit satoimo secara kultur ex vitro. Bibit satoimo yang dihasilkan selanjutnya ditanam pada lahan uji di kecamatan Eremerasa. Untuk memperoleh klon-klon satoimo yang seragam dengan produktivitas tinggi, dilakukan karakterisasi dan seleksi klon-klon induk terpilih sebagai sumber tanaman induk.

Galeri Foto

 
     
 

Lihat Foto Lainnya

Galeri Video