• 085811435953
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Balai Bioteknologi BPPT Kaji Tanaman Penghasil Minyak Nabati Potensial untuk Bahan Baku Green Fuel

Balai Bioteknologi BPPT Kaji Tanaman Penghasil Minyak Nabati Potensial untuk Bahan Baku Green Fuel

Sektor energi memiliki peranan penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Untuk menjaga keberlangsungan sistem ekonomi Indonesia maka perlu diwujudkan ketahanan energi nasional.  Namun, saat ini cadangan minyak nasional untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah menipis, sehingga perlu adanya upaya untuk mencari alternatif bahan bakar pengganti BBM yang berbasis fosil. Salah satunya yaitu mengembangkan bahan bakar nabati (BBN) yang berasal dari tumbuhan.

Bahan Bakar Nabati (BBN) adalah semua bahan bakar yang berasal dari minyak nabati, contohnya biodiesel dan bioethanol. Saat ini Indonesia telah mulai memanfaatkan sumber energi yang berasal dari tumbuhan atau nabati. Sumber bahan baku nabati yang potensial adalah kelapa sawit, namun minyak kelapa sawit juga banyak dimanfaatkan dalam sektor pangan sehingga dapat menyebabkan terjadinya tarik-menarik dalam skala prioritas. Untuk itu perlu dicari alternatif tanaman lainnya sebagai bahan baku minyak nabati untuk BBN.

Terkait hal diatas, maka Balai Bioteknologi BPPT bersama unit Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Desain (BTBRD) BPPT menggelar Focus Group Discussion (FGD) secara virtual dengan topik “Tanaman-Tanaman Penghasil Minyak Nabati yang Potensial untuk Bahan Baku Green Fuel”, Kamis (25/02/2021). FGD ini bertujuan untuk menentukan lima jenis tanaman penghasil minyak nabati yang potensial sebagai bahan baku green fuel. Adapun narasumber dalam FGD ini adalah:

  • Ir. Tatang Hernas Soerawidjaja, Ketua Ikatan Ahli Bioenergi/IKABI; Komtek Bioenergi ESDM
  • Maman Herman, Peneliti Ahli Madya dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI)
  • Satyoso Harjotedjo, Advisor R&D, PT. Astra Agro Lestari Tbk
  • Ir. Teuku Tajuddin, M.Sc, Perekayasa Ahli Utama Balai Bioteknologi, BPPT

Mulai tahun 2021 ini Balai Bioteknologi BPPT dalam program Flagship Program Prioritas Nasional Bahan Baku Nabati (PRN BBN) akan melakukan kajian peningkatan kualitas tanaman penghasil bahan baku green fuel dengan dua pendekatan, yakni pemuliaan yang dipandu marka DNA dan genome editing, sehingga peningkatan tanaman penghasil minyak nabati non-sawit dengan sifat spesifik kandungan tinggi minyak yang layak untuk BBN secara komersial dapat diperoleh.

Image

Adapun hasil dari FGD ini yaitu penetapan lima jenis tanaman yang paling berpotensi sebagai bahan baku green fuel. Tanaman ini dipilih karena dianggap telah memenuhi kriteria hulu dan hilir. Tanaman yang dipilih untuk keperluan produksi BBN atau bioenergi, adalah tanaman yang produktif menghasilkan bahan nabati dengan kandungan energi tertinggi, antara lain Kelor, Nyamplung, Kesambi, Pongamia dan Kemiri Sunan.

Hasil kajian ini selanjutnya akan merekomendasikan tanaman unggul sebagai bahan baku minyak nabati yang benih unggulnya akan diproduksi secara in vitro dan ex vitro oleh Balai Bioteknologi.(HUMAS/AW/NFH)


© 2020 Design by Pusat Manajemen Informasi & Balai Bioteknologi - BPPT
r57
Klasbahis Restbet
maltepe escort kadıköy escort pendik escort maltepe escort escort bayan kartal escort kadıköy escort göztepe escort maltepe escort ataşehir escort bostancı escort
izmir escort izmir escort izmir escort izmir escort denizli escort antalya escort antalya escort antalya escort ankara escort ankara escort izmir escort izmir escort
izmir escort
maltcasino maltcasino maltcasino bedava bahis güvenilir bahis siteleri canlı bahis siteleri
avcılar escort beylikdüzü escort esenyurt escort istanbul escort