• 085811435953
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT Gelar RAKERNAS Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi : Peningkatan Peran Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Para pegawai Balai Bioteknologi mengikuti Pra Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BPPT 2021 yang diselenggarkan pada Kamis (04/03/2021) dan Jumat (05/03/2021) secara daring. Rakernas kali ini terkait dengan Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi dengan tema Peningkatan Peran Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

Acara ini dibuka langsung oleh arahan dari Ka BPPT, Dr. Ir. Hammam Riza M.Sc. Dalam arahannya, Ka BPPT mengatakan bahwa IPTEK merupakan denyut nadi pembangunan nasional. IPTEK harus dapat meningkatkan kualitas hidup dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ka BPPT juga mengingatkan tentang 7 peran dari BPPT yang diantaranya perekayasaan, kliring teknologi, audit teknologi, alih teknologi, intermediasi teknologi, difusi iptek dan komersialisasi teknologi. 7 peran BPPT ini harus didukung oleh ekosistem inovasi sehingga dapat menghasilkan inovasi dan mendorong keberhasilan penerapannya. “Kita perlu melakukan open innovation yang artinya adalah dalam melakukan inovasi, perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai lembaga/mitra, sehingga tercipta ekosistem inovasi. Hal ini akan mendorong keberhasilan dari penerapan inovasi tersebut”, tutup Ka BPPT dalam arahannya.

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing bidang yang terdiri dari 8 bidang fokus diantaranya Teknologi Kebencanaan, Rekayasa Keteknikan, Kemaritiman, Transportasi, Kesehatan dan Pangan, Energi, Pertahanan dan Keamanan serta Informasi dan Elektronika. Sesuai dengan bidang kealiannya, maka pegawai Balai Bioteknologi mengikuti di bidang Kesehatan dan Pangan. Kedua bidang tersebut memiliki peran penting dalam mendukung Indonesia Maju. Maka tak heran, bidang kesehatan dan pangan masuk ke dalam Program Prioritas Nasional (PRN), dan BPPT terlibat di dalamnya.

Terdapat empat inovasi BPPT untuk bidang kesehatan dan pangan yang menjadi topik pembahasan acara ini, diantaranya Inovasi Teknologi Penanganan Covid-19, Bahan Baku Obat Amoksisilin, Insulin, OHT, Paracetamol & Vaksin, Implan Traumatik Titanium dan Implan Gigi, serta Ketahanan Pangan dan Gizi (Stunting). Balai Bioteknologi terlibat dalam Teknologi Bahan Baku Obat (BBO) Amoksisilin, Insulin dan OHT, bekerja sama dengan Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM). Tidak hanya sinergi antar unit/pemerintahan, tapi kami juga berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta industri.

Rakernas hari ke-2 berisi pembahasan mengenai Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). P3DN melingkupi seluruh bidang teknologi yang ada. Untuk mendukung pelaksanaannya, BPPT sebagai lembaga kaji terap teknologi berperan aktif dalam upaya Implementasi P3DN guna mendorong pasar produk nasional serta memacu perekonomian nasional. BPPT tidak bisa sendiri, butuh dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Sehingga perlu adanya ekosistem inovasi dalam memperkuat implementasi P3DN dan optimalisasi penggunaan hasil produksi dalam negeri.

Dalam Webinar ini, selain membahas pentingnya penguatan regulasi, BPPT akan berupaya menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan P3DN dengan digitalisasi menggunakan Kecerdasan Artifisial (KA) yang dapat membentuk suatu sistem/kontrol yang lebih baik, melalui kerja sama dengan berbagai pihak.(HUMAS/AW)


© 2020 Design by Pusat Manajemen Informasi & Balai Bioteknologi - BPPT
r57
Klasbahis Restbet
maltepe escort kadıköy escort pendik escort maltepe escort escort bayan kartal escort kadıköy escort göztepe escort maltepe escort ataşehir escort bostancı escort
izmir escort izmir escort izmir escort izmir escort denizli escort antalya escort antalya escort antalya escort ankara escort ankara escort izmir escort izmir escort
izmir escort
maltcasino maltcasino maltcasino bedava bahis güvenilir bahis siteleri canlı bahis siteleri
avcılar escort beylikdüzü escort esenyurt escort istanbul escort