Peran Aktif Balai Bioteknologi dalam Workshop "Pemanfaatan Minyak Sawit untuk Green Fuel dalam Mendukung Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani Sawit"

Selasa, 16 Juli 2016 tim sawit Balai Bioteknologi-BPPT ikut serta dalam Workshop "Pemanfaatan Minyak Sawit untuk Green Fuel dalam Mendukung Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani Sawit" dan pameran hasil-hasil inovasi teknologi pemanfaatan minyak dan limbah kelapa sawit . Acara ini dihadiri oleh instansi pemerintah (BPPT, anggota DPR RI, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementerian Perindustrian), BUMN (PT. Pertamina, PT. PLN, dan PTPN), perguruan tinggi (ITB dan IPB), serta  BKKPII, GAPKI, APKASINDO, DMSI, IKABI, GIMNI, APROBI, METI, dan instansi lainnya. Workshop dibuka oleh Ir. Arie Rahmadi, B.Eng., M.Eng.Sc. sebagai pihak panitia penyelenggara. Dilanjutkan keynote speech 1 yang membahas mengenai "Teknologi Pemanfaatan Minyak Sawit untuk Green Fuel" oleh Kepala BPPT bapak Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc, IPU , yang kemudian dilanjut keynote speech 2 dengan tema "Permasalahan Finansial untuk Budidaya Sawit" oleh Wakil Direktur Utama BRI bapak Sunarso, S.P., MBA , dan keynote speech 3 oleh Menteri Koordinator Kemaritiman bapak Luhut Binsar Pandjaitan dengan materi "Tantangan Minyak Kelapa Sawit untuk Substitusi BBM dan Peningkatan Kesejahteraan Sawit". Pada workshop ini juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Masyarakat Bio-hidrokarbon Indonesia.

Workshop ini sendiri dibagi dalam 4 sesi secara berurutan dengan topik yang berbeda. Sesi pertama membahas mengenai Industri "Hulu Kelapa Sawit" yang disampaikan oleh Dr. Ir. Soni Solistia Wirawan, M.Eng selaku Deputi TAB BPPT, Bupati Kabupaten Pelalawan, dan perwakilan dari IPB. Sesi kedua mengambil topik "Industri Hilir Kelapa Sawit" yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eniya Listyani Dewi selaku Deputi TIEM BPPT, pihak ITB, dan direktur perencanaan investasi dan manajemen resiko dari Pertamina. Sesi tiga membahas topik " Kebijakan Masalah Terkait Kelapa Sawit" dengan pemapar Kepala Balitbang Kementerian ESDM, perwakilan dari MBI dan Direktur Jenderal Industri Agro-Kemenperin. Sesi terakhir dengan topic “Teknologi Pemanfaatan Limbah Sawit” dipaparkan oleh PTBRD BPPT, Direktur PTSEIK BPPT, dan B2TP BPPT.

       

Dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang TA Dr. Soni Solistia Wirawan, M.Eng memaparkan mengenai Teknologi Perbanyakan Benih untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sawit, yang merupakan hasil inovasi perekayasa Balai Bioteknologi. Balai Bioteknologi yang memiliki peran dalam industri hulu kelapa sawit menyampaikan hasil kajian kelapa sawit seperti teknologi perbanyakan tanaman kelapa sawit secara kultur jaringan in vitro, deteksi kandungan asam oleat dengan penanda Single Nucleotide Polymorphism (SNP), pengendalian berbasis mikroba potensial untuk patogen Ganoderma boninesis serta degradasi limbah tandan kelapa sawit dengan konsorsium mikroba". Tim perekayasan Balai Bioteknologi ikut serta dalam kegiatan ini untuk dapat menambahkan wawasan serta sebagai ajang menyampaikan informasi hasil kajian terkait kelapa sawit kepada peserta workshop. (HUMAS/AW/NFH)