Print

Layanan Hasil Penelitian Riset/Pengembangan IPTEK Balai Bioteknologi

Kegiatan Layanan Hasil Penelitian Riset/Pengembangan IPTEK Balai Bioteknologi tahapan hilirisasi teknologi hasil riset yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat melalui kegiatan kerjasama produksi, layanan jasa dan Produk Hasil Penelitian Riset. Kegiatan layanan ini mengacu kepada Standard Operating Procedur (SOP) Penerimaan PNBP melalui Kontrak Produksi di Lingkungan Balai Bioteknologi BPPT Nomor 40 Tahun 2019.

 

Layanan Hasil Penelitian Riset/Pengembangan IPTEK Balai Bioteknologi

  1. Teknologi Propagasi Tanaman Secara In Vitro dan Ex Vitro

Teknologi propagasi tanaman merupakan teknologi perbanyakan bibit tanaman secara terkendali baik secara in vitro maupun ex vitro. Sarana riset dan penerapannya didukung oleh laboratorium  yang sangat memadai dan pilot plant pertanian. Luaran yang dihasilkan berupa bibit yang mempunyai sifat unggul sesuai dengan induknya. Selain itu bibit dapat diproduksi secara massal, seragam, sepanjang tahun serta bebas hama dan penyakit. Adapun tanaman yang dikembangkan dan diperbanyak dengan teknologi propagasi in vitro dan ex vitro di Balai Bioteklogi-BPPT adalah tanaman yang unggul, mempunyai nilai  ekonomi tinggi, dan mempunyai prospek pada skala komersial.

Layanan jasa

 Jenis Produk:

Produk tanaman yang telah berhasil diperbanyak secara in vitro dan ex vitro

 

2. Teknologi Agromikrobiologi

Teknologi Agromikrobiologi merupa-kan pengkajian dan penerapan teknologi mikroba yang dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas pertanian dalam arti luas. Biofertiliser, biopestisida, dekomposer, pakan ikan apung dan probiotik ternak merupakan contoh produk yang telah dikembangkan.

Servis/Jasa

 Jenis Produk

 

3. Produk Inovasi Black Garlic

Black Garlic (BG) disebut juga bawang hitam, adalah bawang putih (garlic) yang diolah dengan pemanasan pada suhu dan kelembaban tinggi dalam jangka waktu lama. Selama proses pemanasan ini terjadi “fermentasi” enzimatis dan reaksi Maillard, menghasilkan peningkatan kandungan antioksidan, warna menjadi hitam, dan lunak. • BG mengandung antioksidan lebih tinggi daripada bawang putih. Senyawa bioaktif pada BG seperti Sallylcysteine (SAC), ajoene, polifenol, dan antioksidan turunan asam amino diketahui mempunyai efek kesehatan.

Kelebihan Black Galic Lanang

Inovasi Produksi BG di BPPT

 

Mitra Kerjasama Layanan Hasil Penelitian Riset/Pengembangan IPTEK Balai Bioteknologi